Archive for July, 2010

sahabat terindah

Posted in hati lalala kata with tags on July 16, 2010 by sinyu lalala

entri ini adalah untuk sahabat terindah sepanjang hayatku.. sebagai tanda pernghargaan dan terima kasih dari diriku..

segalanya bermula dengan indah.. berterusan dengan indah.. dan berakhir dengan indah.. sungguh, kamulah insan yang banyak berjasa dan banyak sekali membantu diriku.. di waktu susah senang daku, suka duka aku, pahit getir, jatuh bangun daku selama 7 tahun ini..terlalu banyak jasamu yang hanya Allah sahaja yang mampu membalas kebaikanmu itu..

terima kasih atas kasih sayang, atas tawa tangis, atas gurau rajuk dan keindahan yang telah dikongsikan.. 7 tahun yang penuh dengan kehidupan.. ketahuilah, diriku sangat menghargai kamu sahabatku.. daku berharap persahabatan kita akan kekal dunia akhirat..

andai selepas ini kita tidak diizinkan berhubungan lagi.. andai terus dan terus sehingga nafas terakhirku.. terlebih dahulu daku ingin meminta halal atas segala apa yang telah kita kongsikan.. ku pohon maaf atas segala salah silap selama kita mengenali.. maafkan diriku kerana tidak mampu memberikan yang terbaik untuk dirimu.. dan daku sangat ingin dirimu tahu, dikaulah sahabat terindah bagi diri ini..

dan dengan ini, diriku ingin mengucapkan Tahniah kepada kamu sahabatku.. Sahabatku, jadilah seorang isteri yang solehah..isteri yang patuh kepada segala suruhan suamimu selagi menuruti syariat, patuh kepada Allah dan Rasul, jadilah dikau seorang ibu mithali.. ibu yang penyayang dan memahami.. kudoakan dikau menjadi yang terbaik untuk keluargamu..

penghargaan ini tidak lain..hanyalah kepada kamu sahabatku yang baru sahaja selamat menyelami kehidupan berumahtangga bermula hari ini.. dengan ucapan selamat berbahagia ke akhir nanti.. teristimewa untukmu…

Selamat Pengantin Baru

Nurhuda binti Nadzri

Semoga Allah memberkati perkahwinanmu sahabatku =)

tamat.

bukan diriku

Posted in hati lalala kata with tags on July 4, 2010 by sinyu lalala

Samsons – Bukan Diriku

Setelah kupahami aku bukan yang terbaik
Yang ada di hatimu
Tak dapat kusangsikan
Ternyata dirinyalah yang mengerti kamu
Bukanlah diriku ..

Kini maafkanlah aku
Bila aku menjadi bisu kepada dirimu
Bukan santunku terbungkam
Hanya hatiku berbatas ‘tuk mengerti kamu

Maafkanlah aku..
Walau ku masih mencintaimu
Ku harus meninggalkanmu
Ku harus melupakanmu
Meski hatiku menyayangimu
Nurani membutuhkanmu
Ku harus merelakanmu

Dan hanyalah dirimu
Yang mampu memahamiku
Yang dapat mengerti aku

Ternyata dirinyalah
Yang sanggup menyanjungmu
Yang ramah menyentuhmu
Bukanlah diriku..